Sungailiat - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi menyerahkan sertifikat ISO 9001:2008 kepada samsat Sungailiat atas keberhasilan menerapkan sistem manajemen mutu, di halaman Kantor Samsat Sungailiat, Rabu (13/01/2016).
Gubernur menyatakan sangat mengapresiasi terhadap pencapaian sertifikat ISO ini dan tak lupa ia mengucapkan terima kasih yang besar atas kerja keras semua pihak, khususnya khususnya pegawai samsat Sungailiat dan mitra samsat seperti pihak Dirlantas Polda, Bank Sumsel Babel dan juga pihak Jasa Raharja.
Rustam juga berharap agar prestasi yang sudah diraih samsat ini dapat bergulir diikuti oleh samsat-samsat yang lainnya agar kualitas samsat betul-betul dapat dipercaya oleh masyarakat.
"Mari rubah mindset yang ada selama ini. Dilayani berubah menjadi melayani agar wajib pajak tidak ragu untuk membayar pajak dan agar dapat mencari sumber-sumber pendapatan daerah lainnya agar lebih optimal," ajak Rustam.
Selain mengharapkan perubahan mindset, Rustam juga menegaskan bahwa sistem manajemen mutu sangat diperlukan dalam mendukung pelaksanaan kinerja suatu instansi pemerintahan untuk beroperasi lebih efektif dan efisien. Hal ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan kualitas mutu dan jaminan mutu pelayanan kepada masyarakat.
"Saya berharap agar samsat Sungailiat dapat segera mengimplementasikan di lapangan karena masyarakat sekarang menuntut adanya pelayanan prima dan pelayanan terpadu dari aparatur pemerintah akan lebih baik lagi kedepannya," harap Rustam.
Rudi, Kepala UPT Samsat Sungailiat menyampaikan ucapan terima kasih, terutama kepada mitra samsat yakni pihak Dirlantas Polda yang sangat berkomitmen dan selalu menyediakan waktu untuk membantu dan berkoordinasi dalam melaksanakan pelayanan berbasis Sistem Manajemen Mutu sehingga mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 ini.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Rudi kepada pimpinan Bank Sumsel Babel yang telah turut membantu dalam penyediaan sarana pusat pelayanan informasi dan juga mesin antrian.
"Terima kasih kepada DPPKAD ang telah menyediakan dana intensifikasi ditahun 2016 dengan harapan agar dapat mengoptimalkan pendapatan daerah khususnya pajak alat berat dan pihak samsat sudah mendapatkan data ada sebanyak 40 unit alat berat baru," ungkap Rudi.




