Kolaborasi tarian Melayu & Etnis Tionghoa yang dihadirkan penari dari Sekolah SMK Yapensu Sungailiat menjadi daya tarik yang berbeda dalam rangka Pawai Karnaval memeriahkan HUT RI Ke-74 di Kabupaten Bangka, Rabu, 21 Agustus 2019. SMK Yapensu Sungailiat pada Pawai Karnaval tersebut mencoba memadukan kultur budaya melayu dan tionghoa seakan-akan mereka ingin menyampaikan kepada masyarakat yang menyaksikan bahwa Inilah Kepulauan Bangka Belitung Provinsi Yang Tak Akan Terpisahkan Dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu terselip pesan moral yang kuat disampaikan anak-anak SMK Yapensu Sungailiat bahwa NKRI ini Negara yang indah , hebat dan kuat yang terbentang dari Sabang Sampai Merauke, Negara Khatulistiwa,Negara dengan semboyannya Bhineka Tunggal Ika yang menjadi pemersatu Bangsa Indonesia.
Sementara itu salah satu guru pembimbing SMK Yapensu Sungailiat, Heru menyatakan bahwa Kolaborasi Budaya sebagai tema yang diangkat mereka dalam Pawai Karnaval menyambut HUT RI Ke-74.” Pesan yang tersirat dalam kegiatan ini, SMK Yapensu Sungailiat ingin mengajak masyarakat untuk membangun cita-cita dan kemajuan bangsa di atas budaya, bukan membangun budaya di atas bangsa. Dengan Perbedaan yang ada menjadikan kita Bangsa yang kreatif dan inovatif. “Kreatif dalam hal ini membuat sesuatu yang dianggap tidak berguna menjadi bermanfaat.”kata Heru. Sementara inovatif tambah Heru”kami ingin mengajak masyarakat yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada umumnya dan Kabupaten Bangka pada khususnya untuk peka terhadap kebutuhan masyarakat serta menggali potensi-potensi yang ada.”
SMK Yapensu Sungailiat ingin membangun sekolah yang megah dengan SDM yang cerdas , kreatif serta inovatif dengan menggali potensi keberagaman budaya yang dimiliki Negara dan Bangsa Indonesia. Pesan Rasulullah SAW “Ihtilafu Ummati Rahmatun”Perbedaan Umat Itu Merupakan Rahmat.

SMK Yapensu Sungailiat dalam memeriahkan HUT RI Ke-74 di Kabupaten Bangka menghadirkan kreasi daur ulang sebagai contoh krestivitas siswa, tari melayu dan barongsai, pakaian adat melayu dan sanghai merupakan keberagaman budaya adalah salah satu implementasi dalam Bhineka Tunggal Ika serta pengamalan sila ke-3 Pancasila.
Persatuan Indonesia Menuju Indonesia Penuh Rahmat tema yang diangkat oleh SMK Yapensu Sungailiat . Sebagai upaya menggapai rahmat dari Allah SWT, SMK Yapensu Sungailiat menghadirkan budaya 5S di sekolah, yaitu; Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun. Kegiatan Pawai Karnaval dalam memeriahkan HUT RI Ke-74 di Kabupaten Bangka diikuti 219 peserta yang dihadiri langsung Bupati Kabupaten Bangka, Mulkan SH,MH.(FTR)

