SANDARAN HATI SA’ADATUL MUTTAQIN

Sang Saka Merah Putih masih berkibar Indah ditiup angin sepoi-sepoi sore hari ketika kami menjejakkan kaki di Pondok Taklim Sa’adatul Muttaqin yang terletak di Jalan Mawar Desa Pemali Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka. Pondok Taklim ini belum lama berdiri, pembangunannya dimulai  sebelum bulan puasa ramadhan 2019. Ide pembangunan Pondok Taklim Sa’datul Muttaqin (Kebahagiaan Orang-Orang Beriman)di Desa Pemali tersebut atas prakarsa Ustadz Muda yang bernama M.Asyraf Maula, putra asli Bangka merupakan alumni Pesantren Gontor Provinsi Jawa Timur.

Suasana Sore Hari di Pondok Taklim Sa'adatul Muttaqin Desa Pemali Kabupaten Bangka, Rabu, 02 Oktober 2019

            Menurut Ustadz Asyraf  Pondok Taklim Sa’adatul Muttaqin dibangun diatas tanah  waqaf orang tua sang istri  ukuran 25 x 60 M yang diperuntukkan untuk syiar islam. Sebelum pondok Taklim ini berdiri, kegiatan dakwah atau syiar islam yang dijalankan oleh Ustadz Asyraf biasanya mendatangi rumah penduduk yang ada di desa Pemali.Lambat laun karena jema’ah semakin banyak akhirnya diusulkan untuk belajar agama Islam menetap ditempat. “Nggak mungkin lagi saya menyampaikan dakwah seperti ini karena jema’ah semakin banyak.”Kata Ustadz Asyraf. Itu asal mula berdirinya Pondok Taklim Sa’adatul Muttaqin dengan konsep pembangunan yang masih sederhana.

Pondok Taklim Sa’adatul Muttaqin  saat ini sudah memiliki anak didik sebanyak 55 orang dengan belajar tahfiz qur’an lebih ke hafalan Alqur’an sebanyak 35 anak didik yang berasal dari desa Pemali. Mereka belajar Alqur’an tapi tidak mondok, cukup datang, belajar ke Sa’adatul Muttaqin kemudian pulang dengan syarat harus menghapal ayat yang diberikan Ustadz Asyraf.

Adapun kegiatan keagamaan yang dilaksanakan  di Pondok Taklim Sa’adatul Muttaqin diantaranya belajar ilmu fiqih, belajar sholawat dikhusus untuk wanita,pengajian Alqur’an, Dzikir, Tauhid dan lain sebagainya. Kegiatan belajar agama islam tidak pernah berhenti, jadi setiap hari ada terus kegiatan belajar ilmu agama baik untuk anak-anak maupun bagi orang-orang dewasa.

Masih ada impian dan cita-cita Ustadz Asyraf untuk meneruskan perjuangan Baginda Nabi Besar Muhammad SAW dalam menyampaikan syiar islam di Pemali Bangka diantaranya pendirian PAUD Mini dan Semi Pesantren bagi remaja yang ingin belajar ilmu agama tapi rumahnya jauh dari Sa’adatul Muttaqin.(FTR)

Sumber: 
Samsat Sungailiat
Penulis: 
Alpata Zulkarnaini, S.I.Kom
Fotografer: 
Alpata Zulkarnain, S.I.Kom
Editor: 
Iman Hidayat, SH
Bidang Informasi: 
SAMSAT